Pertamina Tawarkan Kerja Sama dengan Swasta di Papua

REPUBLIKA.CO.ID,¬†YAHUKIMO — Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto menyatakan pihaknya membuka peluang kepada pihak swasta untuk bekerja sama membangun infrasrtuktur penunjang penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Papua.

“Investasi itu saya kira tidak terlalu besar, Pertamina bisa melakukan sendiri atau bekerja sama dengan pihak lain,” katanya di Yahukimo, Papua, Rabu (19/10).

Ia menjelaskan swasta bisa saja membangun fasilitas penunjang seperti SPBU dan kemudian bekerja sama dengan lembaga penyalur resmi yang dimiliki Pertamina. “Untuk memenuhi infrastruktur, kita bisa bekerja sama dengan swasta, lalu penyediaan cadangan yang lebih baik dengan menambah jumlah drum di lembaga penyalur karena berikutnya kita akan bangun tambahan tangki di Wamena yang akan dijadikan hub untuk jalan darat di daerah pedalaman,” kata dia.

Sebelumnya, Dwi mengungkapkan kini Pertamina mensubsidi penyaluran BBM di Provinsi Papua dan Papua Barat hingga Rp 800 miliar per tahun. Ia mengatakan langkah itu diambil untuk memenuhi permintaan Presiden Joko Widodo agar BBM Bersubsidi di seluruh Indonesia, harganya sama.

“Untuk memenuhi kebutuhan biaya distribusi dan transportasi ini, Pertamina menetapkan kebijakan subsidi silang, di mana untuk Papua dan Papua Barat, kami perkirakan sekitar Rp800 miliar per tahun,” ujarnya.

Ia pun menyatakan mulai saat ini kebijakan BBM satu harga di Papua dan Papua Barat, mulai diwujudkan dengan harga jual premium Rp 6.450, solar Rp 5.150. Dan hal ini dilakukan di tingkat agen premium dan minyak solar (APMS).

Comments

comments

Share this post:

Related Posts

Leave a Comment

Skip to toolbar