Fundamental Principle 1: Don’t Criticize, Condemn or Complain

Pasal pertama buku Dale Carnegie berjudul “How to Win Friends and Influence People” ini berbicara diberi judul, “1. If you want to gather Honey, don’t Kick Over the Beehive“, artinya kalau mau ambil madunya, janganlah tendang sarang madunya.

Dalam Bab 1 ini saya belajar, sekaligus saya ditegur dengan keras, bahwa untuk membangun kebersamaan dalam sebuah usaha, atau dalam sebuah organisasi, kita harus, dan kita wajib menghindari, meninggalkan, melupakan, dan tidak menyebutkan, tidak memikirkan dan tidak mengolah berbagai hal yang kita anggap sebagai kelemahan, kekurangan, kelalaian, kesalahan dari orang-orang yang terlibat dalam organisasi atau usaha kita.

Dalam budaya Suku-Suku Koteka, kita sudah terbiasa, sejak nenek-moyang, berpikir selalu dan berangkat dari berpikir tentang dan berbicara tentang kekurangan, kelemahan, kesalahan, kekeliruan, yang dilakukan sesama kita. Sama sekali tidak pernah ada pujian-pujian yang keluar dari mulut orang-orang koteka, dalam rangka apapun. Kita bisa berhitung, sebagai orang Koteka, berapa kali kita memuji teman, kerabat, adik-kakak, orang tua, anak-anak, tetangga kita. Kita akan dengan malu mendapati bahwa kita tidak pernah memuji siapapun, selain memuji diri sendiri.

Dale Carnegie menyarankan kepada kita, agar dalam organisasi modern, di mana banyak orang terlibat, banyak suku-bangsa terlibat, masih ada satu aspek penting dari setiap insan, dan manusia, tidak perduli dari manapun kita berasal, yaitu aspek: ingin di-apreaiasi, ingin diucapkan ‘terimakasih’, ingin diberi dorongan, bukan kritikan, bukan keluhan, bukan teguran.

Setelah membaca pasal ini, pada tanggal 08 April 2017, saya telah memutuskan, untuk berhenti total, mengkritik, menunjuk jari, menyebutkan, mengulas, memikirkan, semua yang saya anggap sebagai kekurangan, kesalahan, kekeliruan, yang dilakukan oleh semua pihak yang ada dalam usaha pengembangan KSU Baliem Arabica, dalam PAPUAmart.com Group Companies.

Dengan ini saya mengundang semua pihak, baik yang ada di PAPUAmart.com, KSU Baliem Arabica, Gudang Produksi Baliem Blue Coffee dan semua kantor distribusi di Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta, untuk saling bekerjasama, saling mendukung, saling memberikan dorongan dan pujian, bukan sebaliknya.

Biarlah Tuhan sebagai sumber berkat dan inspirasi, memberi kita perlindungan dan kekuatan, untuk melangkah semakin maju, semakin menjadi kaya, sampia kepada titik optimal.

Mari kita selalu memikirkan, menguraikan, membicarakan, mendoakan dan saling memberikan dorongan dari sisi apa kelebihan kita, apa kekuatan kita, apa kebolehan kita, apa yang telah kita lakukan, dan apa yang dapat kita lakukan, untuk mencapai kejayaan ekonomi Tanah Papua, untuk menjadi kayaraya, sama seperti kesuksesan banyak orang di dunia, seperti Donald Trump, Aburizal Bakrie, Tanri Abeng, Jusuf Kalla, Chaerul Tanjung, Surya Paloh, Bob Sadono dan lain-lain.

 

 

Jhon Kwano, PAPUAmart.com

Fundamental Principle 1: Don’t Criticize, Condemn or Complain

Comments

comments

Share this post:

Related Posts

Leave a Comment

Skip to toolbar